Day 11 – Hari Ini Gw Produktif Sekali

July 13, 2010 - 9:28 am No Comments
Senin, 12 Juli 2010

Pagi ini di RC*I ada final piala dunia. Tidak mau melewatkan pertandingan yang hanya ada sekali 4 tahun ini, gw pun ikut serta nonton. Untung tv di mess tidak disimpen di kamar mbak Re*a kalau iya pasti suram banget gk bisa nonton final FIFA World Cup. Karena di mess cuma ada gw dan Rani, maka tv pun kami masukkan ke kamar kami. he. Rani yang awalnya tertarik nonton tapi setelah beberapa menit petandingan dimulai gw ditinggal tidur. Gw berusaha untuk tidak terhasut, namun gk tau pada menit ke berapa gw juga ikutan tidur, bangun-bangun sudah menit ke 80an aja. Weh, tapi gw lega karena score pada saat itu masih 0-0. Wah keliatannya pertandingan yang sangat sengit. Akhirnya gw nntn sampai akhir pertandingan dan kali ini gk pake tidur tentunya. Pertandingan dimenangkan oleh Spanyol berkat gol pada menit 116. Pertandingan selesai 30 menit lebih lama dari biasanya. Dan tentu saja mengurangi jatah waktu tidur gw, ditambah lagi gw gk mau melewatkan moment-moment penyerahan piala. Hasilnya gw baru tidur pada pukul setengah5 subuh.

Terdengar suara Rani yang seperti membangunkan gw dan berkata bahwa sekarang jam setengah 8. Beuh, gw kesiangan, tapi gw liat Rani juga belum mandi, gk tau apa yang Rani lakukan sehingga jam segini juga belum mandi. Gw buru-buru ke kamar mandi, di kamar mandi gw melihat baju gw yang semalam gw rendam yang niatnya semalam gw cuci, namun lupa. Berpikir kalau tidak dicuci sekarang bisa-bisa bau, ya sudah gw menyempatkan diri untuk nyuci tuh baju terlebih dahulu, dengan sangat gesit gw nyuci, jemur, kemudian baru mandi. Ketika mau selesai mandi terdengar suara Chawang dan Yanta memanggil. Duduh, gw masih di kamar mandi mereka udah datang aja. Langsung terbirit-birit bersiap-siap, mana para lelaki pada bawel manggil-manggil suruh cepetan. Hari senin dengan pagi yang sangat sibuk dimulai.

Nyampe di kantor seperti biasa, langsung menyalakan laptop dan sedikit ngecheck fb kali aja ada berita baru. Tiba-tiba supervisor gw dan chawang datang dan bertanya mengenai progress kami. Dan kami pun mulai menjelaskan:

Kami telah membandingkan waktu yang dibutuhkan untuk membaca big file yang berukuran 30MB dengan beberapa cara:
1. Pembacaan file dengan melibatkan buffer waktu yang dibutuhkan adalah +-0.58 second
2. Pembacaan file sampai akhir (ReadToEnd) waktu yang dibutuhkan adalah +-0.62 second
3. Pembacaan file perbaris (ReadLine) waktu yang dibutuhkan adalah +-0.59 second
4. Pembacaan semua baris file dan tiap baris file tersebut langsung dibentuk dalam suatu array waktu yang dibutuhkan adalah +-1.18 second

Supervisor kami pun menyarankan untuk memakai metode ke-3 tapi untuk penyimpanannya tiap facet dikelompokkan tapi koordinatnya tetap bisa disimpan. Kira-kira pakai array 2 dimensi. Coba kalau begitu butuh waktu berapa lama untuk pembacaan filenya, setelah itu langsung coba dimapping ke dalam datatablenya. Nanti ditunggu prosgress selanjutnya.

Dari perkataan pak Sanny pun gw nyimpulin kalau kita harus membuat array 2 dimensi berukuran nx7 dimana n adalah banyaknya facet/ segitiga dalam file stl. Pembagian tugas pun dilakukan gw memperoleh tugas untuk membuat array 2 dimensi yang menyimpan data-data tersebut. Dan gw pun berhasil membuatnya dan segera memberitahu kepada Chawang. Yang telah gw lakukan adalah pengelompokan tiap 7 baris data, dan tiap 7 baris itu tetap disimpan ke dalam array. Task 1 gw selesai sudah:

Setelah itu task 2 adalah melakukan parsing data yang gambarannya seperti ini:


Ada data seperti ini dalam suatu file stl (ini hanyalah kutipan data, data asli bisa mempunyai ratusan ribu baris). Terdapat banyak tulisan, dan yang harus dilakukan sebenarnya adalah mengambil nilai-nilai nya saja, masalah yang ditemukan adalah kadang kala diawal baris terdapat space yang banyak, tidak jelas itu terbentuk dari suatu tab atau dari space yang berulang kali. Namun task ke-2 pun selesai dengan baik hasilnya seperti ini:

Task ke-3 adalah melakukannya ke file asli dimana terdapat banyak tulisan yang tidak diperlukan, karena yang diperlukan sebenarnya adalah nilai-nilainya. Dari file yang bentuknya seperti berikut ini:


Maka diambil nilai nya saja, task ini pun terselesaikan dengan baik. Hasilnya seperti berikut:


Ntah kenapa hari ini gw ngoding dengan semangat sekali. Sampai-sampai terlontar oleh Chawang kalau gw produktif sekali hari ini. Dan juga ketika menyelesaikan task ke-2, gw mendapatkan pujian “it’s very nice job Ras.”

Semoga besok akan lebih baik dan produktif lagi. Amin.. Yok semua bersemangat..

day 10 – Tenis Meja, Volly, Badminton

July 13, 2010 - 9:19 am No Comments

Hari jumat adalah hari olahraga dan hari batik. Hari ini tidak seperti minggu kemarin karena hari jumat minggu ke-dua ini gw dan Rani berangkat ke kantor dengan menggunakan baju olahraga. Dari minggu sebelumnya memang sudah niat untuk ikut olahraga bareng di kantor. Berangkat dari mess dengan semangat, nyampe kantor semua karyawan telah mulai olahraga. Cabang olahraga yang paling diminati di MEPPO adalah badminton, banyak yang ngantri untuk main dan juga alasan lain yang membuat gw mengatakan bahwa badminton yang paling diminati di sini adalah karena setiap jam istirahat siang, semua karyawan menyempatkan diri untuk bermain badminton di sela-sela waktu makan dan shalat.

Pagi itu karena melihat badminton udah banyak yang mengantri, kami (gw, Rani, Yanta, Chawang) pun memilih olahraga tenis meja yang pada pagi itu belum ada peminatnya. Jujur saja ini adalah pengalaman pertama saya bermain tenis meja dengan baik dan benar. Sebagai pelataih adalah Yanta yang menjelaskan peraturan cara bermain tenis meja, bagaimana cara service pertama kali (yang peting itu gk boleh salah kamar saat service pertama), dan pengetahuan yang penting lainnya. Setelah beberapa menit bermain tenis meja, gw pun mulai imba, sang pelatih pun sering kali memuji : “wew, si laras udah jago aja servicenya.” haha, iya dunk gw (he, ini cuma ditambah-tambahin doang ko, yang sebenarnya adalah gw cuma ketawa aja). Menit demi menit pun bertambah, gw dan Rani pun mulai bosan dengan tenis meja, ingin mencoba badminton tapi masih seperti tadi, peminatnya masih banyak. Melihat ada bola volly akhirnya kami memutuskan untuk bermain volly, walaupun cuma berdua (ngakaaaakkkk), tragisnya lagi yaitu bola vollynya agak kempes sehingga waktu dipukul, huaaaa tangan gw sakit banget. Akhirnya mencoba tanya pompa ke satpam, wah ternyata ada. Setelah bolanya dipompa gw kembali mengautis dengan Rani untuk bermain volly, tapi sesaat kemudian karyawan lain mengajak untuk bermain bersama, anggota telah cukup. Namun baru sebentar bermain volly kami pun mulai bosan, hal ini disebabkan karena dari awal kami sangat tertarik mencoba badminton. Setelah keluar dari permainan volly, kami pun akhirnya mencoba ngantri badminton, cuma menunggu sebentar kami pun diberi kesempatan untuk bermain. Hore.





Selesai olahraga kira-kira jam setengah 10, karena kami sudah mulai capek. istirahat sebentar kemudian cari makan, makan, dan balik ke mess, sampai di mess, sempat tidur sebentar. Ketika bangun kami kaget karena waktu sudah menunjukkan pukul 12.50, padahal belum mandi dan bersiap-siap ke kantor, buru-buru mandi, mengenakan batik kemudian kami berangkat ke kantor setelah dijemput oleh Yanta dan Chawang.

Setelah jumatan, kegiatan kantor kembali seperti semula. Semua keliatan tidak sabar menunggu jam 4, karena ingin langsung cabut trus pulang ke Bogor deh. Sore itu terlihat ujan akan turun, tapi beruntung sekali kami karena ujan tidak jadi mengguyur kota Tangerang, Bogor, dan sekitarnya.

Day 9 – Berhasil Ngoding dan Menunjukkan Progress

July 12, 2010 - 10:12 am No Comments


day #9

Seperti hari-hari sebelumnya, pagi ke kantor, di kantor ngoding ampe pusing. Hari ini gw dan Chawang melakukan pembagian tugas. GW kebagian ngoprek datatable untuk penyimpanan data pada memori. Gw benar-benar baru masalah ini. Dan gw dan Chawang satu sama lain harus melaporkan progress sebelum jam istirahat siang mengenai kerjaan masing-masing, untuk sekarang gw harus langsung implementasi tidak lagi memahami materi seperti hari sebelumnya. Sebelum istirahat siang, progress gw baru dikit, karena gw masih bingung bentuk penyimpanan nya seperti apa, belum kebanyang dan belum yakin akan seperti apa, ditambah lagi gw bingung untuk menampilkan hasil simpanan tersebut jika memakai console application in C#. Namun, gw sudah searching melalui internet dan mencoba berbagai source code yang ada pada internet, ada yang berhasil jalan ada juga yang gagal. Hal itu mungkin karena source code yang diberikan berupa potongan code. Tapi paling tidak sudah mulai tergambar apa yang akan dilakukan.

Setelah makan siang kami pun melanjutkan tugas masing-masing, dan sebelum pulang gw dan Chawang harus kembali melaporkan progress masing-masing satu sama lain.

Setelah makan siang, dengan penuh semangat, gw melanjutkan coding. Mencoba dan mencoba terus, sampai akhirnya gw berhasil. Gw berhasil melakukan pembacaan dari file dan dari file yang telah dibaca kemudian dimasukkan ke dalam data table. Hasilnya kira-kira seperti berikut ini:


Day 8 – Jogging

July 12, 2010 - 10:12 am No Comments
Pagi ini kami jogging, rencana itu telah kami susun dari malamnya. Chandra yang takut telat meminta dibangunin pukul 5. Takut gk bisa ngebangunin maka tugas itu akhirnya gw kasih ke Rani. Dan ternyata pagi itu rencana awal gw bangun jam 5, malah bangun jam setengah 6. Tapi wajar sih karena malemnya gw tidur agak telat karena mengerjakan sesuatu terlebih dahulu.

Para lelaki sudah datang jam setengah 6, dan mereka mulai duluan mengelilingi lapangan yang ada di dalam perumahan Puspiptek (tempat tinggal kami sementara selama PKL). Ketika gw dan Rani sampai di lapangan ternyata Chawang dan Yanta sudah menyelesaikan putaran sebanyak 3 kali. Takut makin jauh ketinggalan maka gw dan Rani pun langsung jogging hanya dengan sedikit pemanasan (yang ini nggak boleh ditiru). Dan waktu sudah menunjukkan pukul setengah 7, gw yang baru berkeliling sebanyak 4 putaran akhirnya memutuskan untuk menyudahi karena bisa-bisa telat ke kantor, belum lagi kita harus sarapan dulu setelahnya. Sedikit informasi mengenai berapa keliling lapangan tersebut, yaitu kira-kira dua kali keliling lapangan bola biasa, kerena tapatnya di situ terdapat 2 lapangan bola, yah kira-kira +-3km.

Di dekat lapangan ada orang-orang berjualan, ada yang jual nasi uduk, bubur ayam, lontong sayur, nasi+lauk, dan berbagai macam roti. Chandra, Yanta, dan Rani yang mengetahui gw belum pernah makan “baceng” karena hari sebelumnya ketika Chandra cerita kalau di kostan mereka suka lewat penjual baceng, gw menangkapnya adalah buah “ambacang” (sejenis mangga yang bila getahnya kena mulut bisa bikin gatel). Ternyata gw salah, bacang itu adalah sejenis makanan yang terbuat dari nasi ketan, begitu katanya. Nah kebetulan ada yang jual bacang di sekitar lapangan, gw dan yang lain beli bacang deh, ternyata bacang itu nasi dalemnya berisi daging. Gw belum pernah cobain, hehe, itu yang pertama kalinya, memang enak tapi ternyata lumayan mahal harganya (@Rp.2500). Hehe.

Selesai jogging pulang ke rumah masing-masing, gw dan Rani sampai mess langsung tepar, kami sempat tidur dulu sebelum mandi. Dan terlihat Rani sedikit pusing pagi itu. Dia mengeluh nggak enak badan dan mual. Duduh, gmn ya, gw juga bingung. Tapi untung aja tidak terjadi apa-apa dengan Rani.

Di kantor seperti biasa gw melanjutkan membaca mengenai multithreading, lumayan susah memahaminya, mungkin karena gw sering skip pada bagian yang banyak bacaannya, gw lebih memperhatikan langsung pada contoh codingannya sehingga jadi susah dimengerti, ditambah lagi bacaannya yang berat dan menggunakan bahasa inggris. Tapi secara keseluruhan sih gw menangkap maksud dari multithreading itu. Hari ini gw juga mencari mengenai data table untuk keperluan mapping data dari file STL ke database. Hari ini sedikit membosankan memang, tapi harus tetap semangat karena dijadwalkan bahwa besok gw dan Chawang harus presentasi di depan pak Sanny (supervisor) dan Pak Pur (sang direktur).

Semangat selalu untuk gw (laras) dan teman-teman sesama teman PKL nya..

Day 6 – Jalan-jalan cari jalan

July 7, 2010 - 9:35 am No Comments


MissCommunication

Senin kembali tiba. Waktunya kerja kembali. Dan mulai hari ini kami tidak perlu ke kantor tarik tiga karena Rani membawa motornya dari rumah. Kemarin (minggu) tepatnya kami balik ke Serpong (tempat kami PKL) lagi menggunakan motor. Sempat ada misscommunication antara Yanta dan Rani, sehingga yang jadi korban adalah gw. He2, begini ceritanya, tadinya kami janjian jam stgh 5 lewat dikit dari Bogor, berhubung Yanta mau cuci “HONDA” dan potong rambut dulu ya udah diundur dikit, lagian gw juga lagi “bapole”, bagus lah luamayan beberapa menit tambahan. Kira-kira jam 17.10 Yanta telp dan bertanya udah siap apa belum, dan gw bilang 30 menit lagi ya.

30 menit kemudian datang lah Yanta menjemput ke kostan, gw segera mengambil barang ke kamar dan siap untuk pergi. Nah asumsi gw adalah Rani udah berangkat dari jam stgh 5 lewat tadi, dan Yanta pun tidak berkata apa-apa mengenai itu. Ketika mau nyampe Serpong gw dan Yanta pun bertanya posisi Rani dan Chawang. Setelah ditelp ternyata mereka masih di Bogor, jiah. Ternyata telah terjadi salah komunikasi antara Yanta dan Rani. Yanta yang berpikir kalau Rani akan segera berangkat setelah mereka smsan, karena sms yang dia kirimkan ke Rani terakhir berisi “iya duluan aja, aku ngebut ko, paling ntr ketemu di jalan.” Setelah mengirim pesan tersebut Yanta pun tidak mengecheck hp lagi. Ternyata Rani bilang kalau mau magrib dulu baru berangkat. Hasilnya gw sampe terlalu cepat, mana udh ngebut. Yah bener2 merugikan gw, soalnya lumayan gw bisa dapet tambahan waktu lagi buat ketemu si “Dia”. Biar gk autis akhirnya gw m Yanta cari makan, dan si Yanta yang sok doyan belanja ketika ke alfamart untuk membeli cemilan eh malah bikin kartu belanja. He2, udah kayak emak-emak aja bikin-bikin kartu belanja. Haha. Lain kali betak berarti kartu nya, tuh kartu sok gaya lagi pake bisa top up segala.

Sispak Sayangku

Hari ini gw sedikit bete setelah ngeliat nilai sispak yang udah keluar, melihat nilai teman-teman ku dan pacarku. Duh sungguh sedih dan kecewa. Nilai praktikum yang sedikit kelihatan janggal karena range yang diberikan berkisar dari 65 sampai dengan 97,75. Nilai praktikum yang awalnya diharapkan bisa membantu tapi malah jadi menjatuhkan. Hari ini gw bener-bener gk konsentrasi melihat nilai-nilai tersebut. Tapi wlaupun begitu gw tau pengorbanan si pacar untuk membuat project mati-matian seorang diri sudah cukup membuktikan kalau nilai emg gk penting, yang terpenting adalah skill yang dibuktikan dengan dia yang bisa bikin satu sistem pakar sendiri dengan sangat baik. Semangat selalu ya Nyet! Diperbanyak sabarnya ^^.

Top Up + Ngalay

Berhubung im2 gw udah waktunya diisi jadi gw minta temenin buat ngisi im2 ke atm, selain itu berhubung gw baru pertama kali takutnya bingung pilihannya yang mana, jadi gw minta Chawang temenin, eh yang lain pada mau ikut, he, pasti pada mau jalan-jalan. Susahnya itu ternyata deket situ tidak ada atm bni, jadi kami mesti mencari-cari, dan ternyata baru ketemu setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, kami baru menemukan atm bni di pom bensin Pamulang. Bayangkan kita sampai pindah kota untuk mencari atm. Walaupun sedikit menemukan kendala saat top up, akhirnya setelah diulang-ulang bisa juga. Mana lagi di atm pake foto-foto, huhu alay banget euy. Tapi dokumentasi itu penting, jadi cuek aje lah.

Gut view BSD City

Nah sekarang ceritanya adalah aniversary nya Yanta dan Rani. Rani mau kasih sedikit surprise kado, nah gw dan Chawang lah yang ditunjuk untuk mengatur acaranya. Apesnya gw yang disuruh nentuin mau makan dimana, ya udah gw ngasal aja nunjuk jalan, udah jalan-jalan terus daripada nyasar akhirnya nanya. Seorang penjaga toko merekomendasikan kepada kami sebuah tempat yang bernama taman jajan, wah boleh juga tuh. Katanya sih bagus dan dari namanya saja udah ketahuan tempat makan jadi gk usah tanya lagi di sana ada apa aja. Dan tiap persimpangan kami pun bertanya2. Dan tiba-tiba sampai lah kami ke sebuah kota yang megah dan mewah, sepertinya sih BSD. View di sana bagus banget dan kami sempat mengambil beberapa gambar ketika pulangnya.

Gambar 1, 2, 3. BSD city.

Ketika sampai di taman jajan kami pun melihat-lihat menu, dan sempat bingung mau makan apa, pengennya sih yang sedikit aneh, yang gw liat di sana ada ular kobra gtu gk tau diapain. No, no, itu terlalu aneh untuk dicoba. Eh karena laper gk jadi pilih yang aneh-aneh deh, pilihan jatuh pada ayam presto goreng telor pake sambel ijo, enak sih, tapi kurang banyak dan gede. Kami bertiga memilih menu yang sama kecuali Chandra yang mencoba sate kelinci.

Gambar 4,5. Taman Jajan

Pulang nya kami mencoba untuk lewat jalan lain, karena gw sempat melihat navigasi arah yang menunjukkan jalan ke puspitek, akhirnya kami lewat situ, dan ternyata memang lebih dekat kalau lewat jalan itu. Dan kamipun pulang dengan selamat dengan waktu tempuh yang lebih singkat.

Day 5 – Mandi 1 jam Sambil Telpon-telponan

July 6, 2010 - 10:12 am No Comments


Di mess

Semalam penghuni Mess yang satu lagi dateng, ada yang bilangin sih kl orangnya agak jutek, tapi kami mah santai-santai aja selama gk ngelakuin hal yang salah. Namun pagi ini gw sama Rani bete banget, ketika Rani mau mandi kira-kira jam stgh7an ternyata ada orang di kamar mandi. Ow gpp, namanya juga tinggal rame-rame jadi udah biasa kalau harus antri untuk mandi. Namun setengah jam berlalu, gw yang sedang nonton tv dan Rani yang ikut nonton juga sambil nunggu giliran mandi mendengar sebuah percakapan lewat ponsel gk tau dari mana, ketika didengar-dengar lagi ternyata suara tersebut berasal dari kamar mandi. Ya ampun, ternyata si mbak yang baru dateng semalam telpon-telponan di kamar mandi. Namun kami tetap sabar, melihat kita yang mulai gelisah mbak yang lain mencoba menegur agar dia mandi agak cepat karena masih banyak yang antri.

Akhirnya pun mbak itu keluar dengan selamat dan kinclong jam setengah 8. Gw dan Rani yang belum mandi, udah kayak dikejar setan mandi cepet2. Mana gw sempat diinterupt juga setelah Rani selesai mandi, si mbak Ri*a kebelet bok*r bgt, untung bentar. Ketika Chawang menjemput, Mbak Ri*a pun minta bantuan untuk mendobrak kamar mandi yang satu lagi (sebenarnya di mess itu ada dua kamar mandi, karena pintunya rusak jadi udah gk pernah dibuka lagi, namun kamar mandi itu sebenarnya bisa dipake), karena udah telat jadi pintunya nanti sore saja kata Chandra didobraknya.

Di kantor

Hari jum’at gosipnya sih adalah hari khusus olahraga untuk karyawan MEPPO. Sebenarnya bukan hanya gosip tapi sebenarnya, karena karyawan di sini sendiri yang mengatakan hal itu. Namun sayangnya gw dan Rani tidak membawa baju olahraga dari Bogor, sehingga kami tidak ikut untuk berolahraga. Dan satu lagi hari jum’at siang karyawannya mesti memakai baju batik. Dan skali lagi gw nggak bawa baju batik ke sini, jadinya pake baju biasa aja.

Pagi ini, sebagian besar orang memakai baju olahraga, hanya beberapa orang yang tidak karena sepertinya akan ada rapat di kantor. Dan yang lainnya berolahraga, ada yang main badminton dan juga volly. Namun diherankan ko yang perempuan pada nggk ikutan, tapi sempat ditawarin sama salah satu karyawan perempuan buat main, berhubung tidak bawa baju, kami terpaksa menolak. Karyawan perempuan di sini memang sedikit, terlihat juga dari banyaknya toilet wanita cuma satu, sedangkan untuk pria ada banyak (nggak ngitung juga, khn gk boleh masuk).

Chandra dan Yanta ikutan olahraga, mereka bela-belain pulang ke Bogor malam sebelumnya untuk menjemput baju olahraga. Dan gw sama Rani cuma melihat dan mengambil beberapa gambar. Pertama mereka bermain badminton, Chawang yang semangat sekali terlihat kocak, Yanta seperti biasa cengengesan. haha..

Beberapa menit menonton kami pun mulai bosan, dan kembali masuk ke ruang kantor untuk mengerjakan sesuatu yang bisa dikerjakan, dan juga ngenet tentunya. Setelah mereka selesai olahraga, kira-kira jam 10an lebih, mereka pun bercerita tadi kami main badminton dan volly, yeah, pengen liat jadinya mereka main volly, ah paling kocak juga kayak main badminton.

Berhubung mereka tidak membawa laptop, eh malah make laptop gw dan Rani, huh, dasar bocah-bocah nyusahin aja. Joroknya itu mereka gk mandi lagi abis olahraga padahal mau shalat jum’at, cuma mengganti pakaian mereka dengan batik karena kostum berikutnya di kantor adalah batik, iyuhhh, kasihan bgt orang yang disamping mereka, pasti gk konsentrasi shalatnya.

Pulang ke Bogor

Hari ini kami berencana pulang ke Bogor, gw dan Rani naik bis dan para lelaki naik motor, namun sebelum pulang seperti janji Chawang ke mbak Ri*a buat mendobrak pintu makanya gw dan Rani menunggu para lelaki datang untuk mendobrak pintu kamar mandi dulu. Huh, ternyata mereka pulang dari kantor malah ketiduran dulu, padahal langsung setelah shalat magrib kami telah siap, disms gk dibales, ditelp gk diangkat, eh sempat belas sms waktu sblm magrib yang isinya “bentar lagi ya, lagi mellow nih.” Ih maksudnya apa itu mellow, ternyata “merebah slow-slow”, huh dasar, akhirnya kami pun baru pulang ke Bogor jam stgh 8 setelah menunggu mereka yang mellow.

Karakteristik kenapa hati ini jatuh pada Infoscape

July 2, 2010 - 1:14 pm No Comments
Postingan kali ini berkaitan dengan postingan sebelumnya yang berjudul “Intel Infoscape HD Walls”. Tapi pada postingan kali ini saya akan menjelaskan kenapa saya memilih interface dari Infoscape untuk dibahas? Karakterisik apa saja yang saya gunakan sehingga saya menetapkan untuk mengangkat mengenai hal itu?

Seperti yang terlihat infoscape adalah layar yang sangat besar yang bisa disentuh dan digeser, berisi mengenai segala macam info, cukup dengan menyentuh layarnya secara langsung. Yang menarik lagi bukan hanya satu orang saja yang bisa menyentuh layar ini, dalam arti kita tidak harus mengantri untuk menyentuhnya demi mengetahui segala info yang ada didalamnya. Semua orang dengan waktu bersamaan dapat mengetahui info yang ada pada infoscape.

Dari sedikit deskripsi di atas mungkin akan mengingatkan anda kembali mengenai infoscape. Langsung saja pada karakteristik apa saja yang saya pakai ketika memutuskan untuk mengangkat tentang infoscape untuk dijadikan bahasan:

1. Dari segi design dari infoscape sendiri.
Yaitu layar sentuhnya yang berukuran besar yang sangat menarik perhatian semua orang yang melihat, termasuk saya sendiri (padahal cuma melihat lewat layar laptop yang sedang tersambung pada internet), tidak bisa membayangkan jika melihat langsung. Dengan kata lain jatuh cinta pada pandangan pertama. Dirancang secara simple berbentuk kotak dimana setiap sisi tegaknya (dindingnya) itu adalah layar yang bisa digunakan sesuai dengan fungsi infoscape sendiri. Sederhana dan tetap menonjolkan teknologi yang digunakan, tanpa mempengaruhi pengguna dengan hal-hal atau design yang tidak penting yang hanya mempengaruhi tujuan awal dari penggunaan infoscape.

2. Dari segi fungsi yang ditawarkan.
Seperti yang sudah dijelaskan infoscape menawarkan bagi penggunanya berbagai informasi hanya dengan sekali sentuh. Berbagai informasi dapat diperoleh oleh beberapa pengguna dalam waktu yang bersamaan dan beberapa informasi sekaligus. Tersedia 20,000 content sources berbeda dan lebih dari 20 live feeds dari global news sources and networks.

3. Dari segi teknologi yang digunakan.
Intel dalam membuat infoscape ini menggunakan single all new 2010 Core i7 processor w/ Intel Hyper-Threading technology and Intel HD graphics. Bergerak dengan kecepatan luar biasa dan gerakan halus.

4. Dari segi ide yang dikembangkan.
Tidak mau kalah dan ketinggalan trend yaitu segala sesuatu telah menjadi mudah hanya dengan sekali sentuh, intel pun mengeluarkan infoscape. Ide yang dikembangkan sangat luar biasa, karena sekarang semua orang ingin kemudahan apalagi dalam hal pemenuhan kebutuhan akan informasi. Dan intel pun mewujudkan kemudahan itu dengan infoscape, orang dapat dengan mudah memperoleh berbagai macam informasi, tidak perlu menghabiskan banyak waktu, dapat melihat banyak informasi dalam waktu yang bersamaan juga, hal ini tentunya akan menyingkat penggunaan waktu pemakainya.

5. Dari segi device yang digunakan.
Spesifikasi device yang digunakan yaitu layar touchscreen yang berukuran 9×9 kaki and mempunyai 1920 x 1920 resolution. Sungguh mengagumkan, serasa mengintip ke masa depan, tampaknya sangat mirip layar komputer dalam film Minority Report. Sungguh mengagumkan semua yang melihatnya.

Intel Infoscape HD Walls

July 2, 2010 - 1:13 pm No Comments

Dari gambar di atas terlihat hanya seperti dinding biasa yang ditempeli foto-foto semata, lalu dikasih lampu agar kelihatan hidup, yah kayak papan iklan gitu deh. Tapi lihat kembali teman-teman, itu bukan dinding biasa, itu adalah dinding yang bisa kita sentuh dan seret, teknologi yang dibuat oleh intel.

Mantap banget euy. Itu kata pertama yang terucap ketika melihat kubus buatan Intel yang dapat disentuh ini. Ketika disentuh maka detailnya akan muncul, kita akan dapat melihat lebih dalam informasi pada setiap link. Dinding yang besar ini tidak hanya bisa disentuh oleh satu orang saja tapi puluhan pengguna pun bisa secara bersamaan menyentuh kotak ini untuk mengetahui detail informasi setiap link.

Spesikasi yang diberikan Intel’s Inside:

  • Dua – 7×7 – 1920×1920 resultion
  • Double-HD
  • Double-touch touch screen glass wall. Setiap dinding ini didukung oleh single all new 2010 Core i7 processor w/ Intel Hyper-Threading technology and Intel HD graphics

Intel Infoscape HD Walls dapat me-render 576 live links of information, mengambil 20,000 content sources berbeda dan lebih dari 20 live feeds dari global news sources and networks. seperti Flickr, Twitter, YouTube and intel.com.

Pembuatan Intel Infoscape HD Walls ini adalah sebagai salah satu upaya untuk pamer kekuatan prosesor Intel i7, tapi tidak disangka demo yang dibangun oleh insinyur Elie Jamaa berubah menjadi hit besar di booth Intel. Keren banget padahal tadinya cuma buat demo doang, eh malah jadi menarik banyak orang.

Untuk lebih jelas dapat dilihat pada video di bawah ini

Day 4 – Pencerahan

July 2, 2010 - 1:11 pm No Comments
Tidak seperti hari biasanya, hari ini gw dan Rani bangun cepat, tapi setelah bangun kami shalat subuh dan langsung membuka laptop, keasyikan bermain laptop tanpa sadar jam sudah menunjukkan pukul 7.15 dan kami belum bersiap-siap untuk berangkat ke kantor. Sehingga hari ini kami nyaris telat.

Di kantor seperti biasanya kami memulai aktifitas, hari ini kami kedatangan teman baru yang juga PKL di MEPPO kebetulan dia juga akan mengkaji mengenai stereolithography namun dari segi hardwarenya karena jurusannya adalah teknik mesin.

Pencerahan

Siang ini gw dan chawang bertemu dengan supervisor kami Pak Sanny. Akhirnya setelah berbincang-bincang kami sedikit memperoleh pencerahan mengenai tugas yang akan kami lakukan. Kami harus membuat algoritma yang seoptimal mungkin untuk mencari laser trajectory, kami harus terlebih dahulu mencari facet yang dilewati oleh setiap bidang potong z, dan juga mencari titik potong untuk setiap layer pada setiap segitiga/facet yang ada di permukaan benda (segitiga yang diperoleh dari STL). Pencarian facet dan titik potong ini lah yang menjadi masalah karena dalam proses pencariannya terdapat berbagai macam kendala yang paling utama adalah waktu untuk running programnya. Nah ini lah tugas gw dan chawang, yaitu mencari algoritma yang paling optimal agar program ini dapat berjalan dengan cepat.

Tugas pertama kami adalah

  1. Mendesign database untuk penyimpanan data-data, seperti segitiga apa aja yang ada dalam suatu bidang, vertek-vertek yang membentuk segitiga, dan titik potong segitiga dengan bidang z. Format database yang digunakan boleh apa saja asal mempermudah nantinya
  2. Membuat flowchart awal dari algoritma yang akan dikembangkan.

Begitulah perkiraan awal tugas yang harus kami selesaikan, gk kerasa jam sudah menunjukkan pukul 4 pm, dan sudah waktunya pulang. sebelum pulang kami sempat foto2 terlebih dahulu. Berikut adalah wajah-wajah mahasiswa PKL yang baru saja bertemu dengan supervisor masing-masing.

Setelah siap-siap pulang tak lupa kami shalat terlebih dahulu. Sesampai di mess ternyata mbak Ri*a teman satu mess kami belum pulang, dan berhubung kami belum mempunyai kunci mess tersebut makanya kami terpaksa menunggu di luar sampai mbak Ri*a pulang, untung tidak terlalu lama. Sore itu gw sangat kelelahan, sampai di kamar langsung membaringkan badan dan beberapa saat kemudian langsung tertidur. Ketika bangun gw juga melihat Rani ikutan tidur. hehe, sepertinya hari ini adalah hari yang sangat melelahkan. Tapi seru karena mendapatkan pencerahan mengenai tugas yang akan dilakukan.
Semangat selalu buat kita semua.

Day 3 – Mentidakjelaskan Diri

July 2, 2010 - 1:10 pm No Comments
30 juni 2010

Pagi yang dingin seperti biasa. Males mandi padahal udah mulai siang dan harus berangkat ke kantor jam 8 kurang agar tidak telat. Di mess yang sudah 2 hari ini cuma ada aku, Rani, dan mbak Ri*a, sekarang bertambah satu lagi yaitu mbak Re*a yang dari awal memang tinggal di mess juga dan berhubung kabarnya dia sakit jadi untuk sementara waktu gk di mess, tapi sekarang sepertinya sudah sembuh. Senang di mess sudah banyak orang, ditambah sekarang adanya kehadiran sebuah TV di ruang tamu yang ternyata sebelumnya diletakkan di kamar mbak Re*a agar aman. Asyik, jadi kalau bosen bisa nonton tv deh.

Di kantor hari ini benar-benar gk jelas, cuma membaca paper, ngenet cari-cari bahan mengenai stereolithography, kadang-kadang buka fb dan OL ym. Padahal hari ini sangat berharap bisa ketemu supervisor untuk membicarakan lebih lanjut mengenai tugas yang akan kami kerjakan, tapi sepertinya pak Sanny sedang sibuk sampai-sampai dia lupa kalau hari ini janji bertemu dengan kami. Agar tidak capek cuma membaca dan membaca, gw coba cari video mengenai STL, sangat mengesankan. Tapi sungguh ini benar-benar buat anak mesin, dari paper yang diberikan kepada kami saja tertulis bahwa paper tersebut adalah paper teknik mesin.

Oleh karena itu kami sangat berharap untuk dapat bertemu langsung dengan supervisor, agar menerangkan bagian mana yang sekiranya dapat kami kerjakan sebagai seorang anak ilkom. Asumsi awalnya adalah kami harus membuat semua langkah-langkah tersebut sampai kami memperoleh file G-Code, dari file G-Code itulah mesin-mesin itu dapat berjalan.

Pulang dari kantor kami kembali ke mess dan malam itu gw dan Rani seperti malam sebelumnya yaitu mentidakjelaskan diri. Gw paling tidur. Terlelap tanpa rasa bersalah, karena belum ada beban tugas sehingga bawaannya tidur mulu. Semoga besok lebih baik lagi.